Memperkuat Budaya dan Agama untuk Membangun Kesejahteraan Masyarakat
Synopsis
Kebudayaan dan agama merupakan sesuatu yang terus melekat di kehidupan masyarakat. Budaya yang ada di masyarakat merupakan peninggalan nenek moyang dahulu yang harus tetap dilestarikan oleh generasi muda saat ini. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, budaya diartikan sebagai akal budi. Dalam hal ini dapat diartikan bahwa budaya merupakan suatu cara pandang sekelompok orang yang terus berkembang seiring berjalannya waktu. Selain itu, menurut pendapat Koentjaraningrat (1985-1963), Kebudayaan adalah keseluruhan sistem gagasan, tindakan, dan hasil karya manusia dalam kehidupan masyarakat yang dijadikan milik diri manusia dengan belajar. Dari pengertian yang telah digagas oleh Koentjaraningrat tersebut memiliki arti bahwa kebudayaan merupakan ide maupun gagasan yang diusung oleh manusia lalu dijadikan sebagai hasil karya miliknya melalui proses pembelajaran yang terus dilakukan oleh manusia sehingga menciptakan kebudayaan yang berkembang dan lestari.
Tentunya kebudayaan yang ada disebuah masyarakat tidak terlepas dari agama yang dipercayai oleh masyarakat tersebut. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Agama diartikan sebagai sistem yang mengatur tata keimanan atau kepercayaan dan peribadatan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa serta kaidah yang berhubungan dengan pergaulan manusia dan manusia lainnya. Tentunya hal ini menunjukkan bahwa agama atau kepercayaan yang dianut oleh masyarakat juga mempengaruhi tata kehidupan masyarakat tersebut. Terlebih perlu kita ketahui bahwa Negara Indonesia sendiri mayoritas penduduknya beragama Islam, yang mana kami menjalankan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) bertempat di Desa Ngrejo Kecamatan Bakung Kabupaten Blitar. Desa Ngrejo sendiri terletak disebelah selatan Kabupaten Blitar, tepatnya didaerah dataran tinggi. Kebudayaan dan agama di Desa Ngrejo ini masih cukup dilestarikan oleh masyarakat lokal. Hal ini dibuktikan dengan adanya Jaranan Kuda Tunas Budaya yang hingga saat ini masih berjalan dengan baik. Selain itu, akulturasi budaya dan agama di Desa Ngrejo sangat kental. Yang mana terdapat kelompok musik kontemporer yang diberdayakan oleh masyarakat sendiri. Musik kontemporer terdiri dari gabungan berbagai macam alat musik, diantaranya yaitu: alat musik karawitan, alat musik modern serta alat musik hadrah. Akulturasi tersebut patut untuk diapresiasi dan terus dilestarikan agar budaya lokal Desa Ngrejo terus berkembang.
Melalui penerbitan buku ini, secara prinsip diharapkan mampu memberikan inspirasi kepada para pembaca terkait kebudayaan dan agama yang ada di Desa Ngrejo Kecamatan Bakung Kabupaten Blitar. Selain itu, penulis juga berharap essai ini dapat memberikan manfaat bagi seluruh pembaca, terlebih bagi kami mahasiswa Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung.
Sekian, Terima kasih