Pengembangan Kearifan Lokal Berbasis Srawung Tonggo di Desa Bululawang
Synopsis
Sejak pengumuman KKN dikeluarkan oleh pihak LP2M pada awal bulan Januari, kami selaku mahasiswa sudah bimbang membayangkan bagaimana kehidupan kami ketika melaksanakan KKN nanti. Rasanya baru kemarin kami menjalani PBAK secara online, tau-tau kami sudah di penghujung semester 5.
Adanya kewajiban untuk live in di desa yang sudah diumumkan, membuat kami mau tidak mau harus pandai untuk berbaur bersama masyarakat. Salah satu cara yang kami gunakan adalah dengan melaksanakan kegiatan anjangsana. Kami menyebutnya “Srawung Tonggo”, sebuah ajang bagi kami untuk mengakrabkan diri dengan lingkungan.
Hangatnya sambutan dari masyarakat membuat kami semakin “krasan” di desa ini. Namun, apakah kegiatan KKN kami berjalan gitu-gitu aja? Penasaran dengan ceritanya? Yukkk, simak kisah kami di Desa Bululawang, sebuah desa cantik di pesisir selatan Kota Patria.