TERPANDANGLAH NYAWANGANKU

Authors

M. Mileniando E.P. dkk

Synopsis

Kisah jumpa ini berawal dari kenangan pahit manis menyusuri jalan menuju arah tujuan yang tak kunjung sampai tujuan. Berdetik-detik roda dua berputar bahkan bermenit-menit dan dinding jam berjalan tak kunjung juga sampai tujuan. Sebuah kunjungan menyusuri pengunungan alam pahit manis menggoreskan kisah jumpa kenangan yang tak terlupakan. Daun-daun rindang berjatuhan, alam hijau sedap dipandang, suara burung berkicauan, dan tak terlupakan adalah sejuknya udara segar yang jauh dari perkotaan. Berjalan menyusuri pohon-pohon rindang menuju rumah salah satu tokoh masyarakat bernama bapak sukani. Suatu kebanggaan bisa berjumpa beliau. Menjadikannya responden moderasi beragama. Penuh kisah haru serta motivasi hidup yang tak terlupakan dari mutiara-mutiara indah yang terlontarkan.

Hidup memang pilihan. Tapi ada yang yang tak bisa dipilih yakni dirahim mana kita dilahirkan. Bapak sukani telah lama tinggal di pegunungan ini, lahir dari rahim ibu yang telah diamanahkan menjadi khalifah di pegunungan desa Nyawangan tepatnya di susun Bantengan. Sosok wanita pekerja keras yang tak pernah putus semangat. Menggoreskan kisah jumpa kasih tanpa batas. Lahir dari keluarga Islam abangan hingga saat ini pun masih sedang mencoba untuk menjadi pribadi yang pantas untuk menapaki surga-Nya. Dua jam bersamanya banyak hikmah yang bisa dipetik dari kehidupan ini dan sebagai janjiku kan ku abadikan dalam ukiran tinta sebagai bentuk rasa kagumku pada dusun bantengan yang asri ini. Terukir dalam kisah dan sejarah dengan judul “Kisah Jumpa Bantengan-Ku (Catatan Kecil 2700 Detik)”.

Cover for TERPANDANGLAH NYAWANGANKU
Published
April 12, 2022