DESA DIGITAL, HARAPAN HIJAU: Kisah KKN Menuju Masa Depan Berkelanjutan
Synopsis
Buku Antologi Esai KKN Desa Tanjungsari 2025 merekam pengalaman empiris tiga puluh tiga mahasiswa Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung selama empat puluh hari pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Tanjungsari, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Tulungagung. Kegiatan ini tidak hanya menjadi wahana pengabdian akademik, tetapi juga ruang pembelajaran sosial, kultural, dan spiritual. Melalui pendekatan tematik “Literasi Digital Menuju Desa Ramah Lingkungan”, mahasiswa mengimplementasikan program berbasis 3P—Pendidikan, Pengabdian, dan Pengamalan—yang meliputi penguatan mutu pendidikan formal dan nonformal, pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), pelestarian budaya lokal seperti kesenian tradisional Wayang Jemblung, serta optimalisasi potensi wisata dan sumber daya alam. Interaksi intensif dengan masyarakat menghasilkan transfer pengetahuan dua arah, di mana mahasiswa memperoleh nilai-nilai kearifan lokal, solidaritas, dan gotong royong, sementara warga mendapatkan inovasi praktis di bidang teknologi, manajemen usaha, dan edukasi publik. Esai-esai yang terhimpun menunjukkan dinamika adaptasi mahasiswa terhadap lingkungan pedesaan, strategi kolaboratif lintas sektor, serta refleksi personal atas proses transformasi diri dan komunitas. Dengan demikian, karya ini menjadi kontribusi dokumenter yang tidak hanya menegaskan relevansi KKN sebagai instrumen experiential learning, tetapi juga sebagai katalis pembangunan sosial-budaya yang berkelanjutan di wilayah perdesaan.
Kata Kunci: Kuliah Kerja Nyata, literasi digital, pengabdian masyarakat, pelestarian budaya, pemberdayaan desa.