Di Bawah Langit Winong: Catatan Hati dari Tanah Pengabdian

Authors

M. Fathun Nadhor
UIN Sayyid Ali Rahmatullah

Synopsis

Di balik lekuk perbukitan Tulungagung, tersembunyi sebuah desa bernama Winong. Sebuah hamparan kehidupan yang menampung impian kearifan dan kenangan. Antologi ini bukan sekadar kumpulan laporan kegiatan KKN, melainkan mozaik kisah-kisah personal yang di tulis dengan jantung, oleh mereka yang sempat menjadi bagian dari denyut nadi desa selama empat puluh hari pengabdian. 

Setiap halaman dalam buku ini adalah potret kejujuran; tentang anak-anak yang belajar mengeja sabun dari pepaya, tentang para ibu yang menyambut dengan salam dan lauk sederhana namun penuh cinta, tentang ekonomi syariah yang menemukan ruhnya dalam gotong-royong petani dan pelaku UMKM, hingga tentang mahasiswa yang belajar bahwa mistis tak selalu tentang ketakutan, melainkan kadang berasal dari prasangka. 

Winong bukanlah desa sempurna namun dari kesederhanaannya lahirlah nilai yang mendalam. Dari ladang ke ladang, dari lisan ke lisan, narasi-narasi ini menggambarkan betapa manusia bisa saling mengisi dalam kebersamaan latar dan semangat. Antologi ini menenun kisah tentang pehon winong yang jadi penanda arah, sunga Kalimason yang menyimpan doa, dan keluarga-keluarga yang tak pernah menolak uluran tangan. 

Sebagaimana kabut yang menyelimuti pagi Winong, buku ini menyapa pembaca dengan kehangatan yang pelan tapi pasti merasuk. Ia mengajak kita menelusuri jalanan tanah, menyentuh tangan yang terbuka, dan belajar bahwa kadang pengabdian adalah tentang mendengar lebih banyak daripada berbicara. Bahwa kebijaksanaan tidak selalu lahir dari podium, tetapi bisa tumbuh dari tanah yang dipijak dengan penuh hormat.

Buku ini adalah bunga yang tumbuh dari musim pengabdian. Merekah bukan karena yang dipuji, tapi karena ingin dikenang.   

Cover for Di Bawah Langit Winong: Catatan Hati dari Tanah Pengabdian
Published
August 27, 2025